Menyusul sejumlah negara lainnya, kasus infeksi COVID-19 di Tanah Air kembali naik. Pemerintah mewaspadai libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di mana akan terjadi banyak pergerakan masyarakat, berpotensi memicu lonjakan infeksi yang disebabkan oleh virus Corona subvarian EG.5 ini. Lalu seperti apa karakter subvarian EG.5 dan bagaimana tingkat penularannya?
BACA JUGA:Â COVID-19 Kini Dinyatakan sebagai Sindemi dan Bukan…
COVID-19 adalah penyakit yang sangat menular. Pada kasus yang parah, penyakit ini juga bisa menyebabkan kematian. Apa saja gejala yang muncul ketika terinfeksi virus Corona?
Hati-hati, duduk seharian di depan komputer justru memiliki dampak buruk bagi kesehatan loh. Yuk simak beberapa efek jika terlalu lama di depan komputer.
Pandemi COVID-19 membuat tak sedikit orang merasakan stres, cemas, panik, takut, dan gangguan suasana hati lainnya. Kamu bisa mengatasinya dengan mindfulness practice. Bagaimana caranya?
Berbagai emosi yang kamu rasakan akibat pandemi COVID-19 muncul dan memberi dampak secara psikologis. Kamu ada di tahap apa dan bagaimana cara mengatasinya?
Seiring dengan masih maraknya penambahan kasus COVID-19 dari klaster keluarga, kamu perlu membentengi diri dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan dari rumah berikut.
Sejak Maret lalu, pandemi COVID-19 semakin merebak di Indonesia. Hingga Oktober 2020, tercatat sudah ada sekitar 291 ribu kasus penularan. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro optimis Indonesia…
Sering mencabut rambut bisa menyebabkan kebotakan hingga rambut menipis. Lalu, apa saja pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah kebiasaan menarik rambut?